0

Perkembangan Teknologi

Posted by shinta.pramudianti on Mar 4, 2012 in informatika sosial

Saat ini perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat. Salah satu teknologi tersebut yang banyak dipakai adalah alat komunikasi mobile. Dengan semakin banyaknya alat komunikasi mobile dengan harga yang semakin murah, banyak orang saat ini mampu untuk membelinya. Hal tersebut diperkuat dengan banyaknya operator selular yang menerbitkan harga murah untuk biaya komunikasi pelanggannya. Dengan semakin banyaknya pengguna alat komunikasi tersebut, ada hal-hal positif dan negatif yang muncul di masa yang akan datang.

Penggunaan alat komunikasi tersebut memudahkan setiap orang berkomunikasi dengan siapapun dimanapun mereka berada. Sebagai contoh, seorang ayah yang sedang bertugas di luar kota dapat mengetahui keadaan keluarganya meskipun orang yang dihubunginya tidak sedang berada di rumah. Alat tersebut, yang tadinya hanya dimiliki oleh orang-orang yang sibuk, saat ini bahkan mulai dimiliki oleh anak SD. Di masa depan, setiap anak memegang alat tersebut dan dapat menggunakannya sewaktu-waktu. Sebagai contoh ketika pulang sekolah dan orang tuanya belum datang menjemput, sang anak dapat menghubungi orang tuanya dengan menggunakan ponsel. Selain itu, ketika dalam keadaan darurat, seseorang dapat menghubungi siapapun dari genggaman tangannya, misalnya seseorang yang membutuhkan donor darah AB, tetapi rumah sakit tidak memiliki stok, dapat menyebarkan kebutuhan mendesaknya itu melalui media jejaring sosial dari ponsel miliknya. Tidak hanya untuk kepentingan mendesak, bahkan jika ada hal-hal yang membuat bahagia dapat dibagi dengan siapapun dengan teknologi canggih tersebut. Pekerjaan pun yang tadinya harus selalu dikerjakan di kantor dapat dikerjakan dari rumah dengan memanfaatkan internet. Dimungkinkan pula pendidikan formal dapat dilakukan dari rumah. Dapat disimpulkan teknologi komunikasi yang berkembang pesat ini dapat mendekatkan orang-orang yang tidak terjangkau.
Sayangnya, teknologi komunikasi yang canggih dan murah tersebut bisa memberikan dampak negatif di masa depan. Dengan aliran komunikasi yang tanpa batas, orang tua semakin sulit untuk mengontrol hal-hal yang dapat diketahui oleh anaknya. Anak-anak dapat menjadi dewasa sebelum waktunya. Perbedaan si kaya dan si miskin juga dapat terlihat dengan jelas justru dimulai dari kecil, misalnya anak yang memiliki ponsel canggih dapat memamerkan miliknya kepada temannya yg memiliki ponsel sederhana. Pergaulan antarteman mereka secara langsung pun semakin kurang karena adanya jejaring sosial dan permainan individu yang dimiliki oleh ponsel-ponsel mereka. Hal tersebut dapat terjadi pada orang dewasa juga. Perselisihan pun dapat terjadi lebih luas jika keluhan seseorang terhadap suatu hal dibagi melalui jejaring sosial dan kemudian ditanggapi orang lain. Dalam satu keluarga di masa depan bisa saja terjadi sangat minimnya komunikasi karena masing-masing sibuk dengan gadget-nya dan justru menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang lain. Hubungan dengan lingkungan sekitar pun kurang karena masing-masing tidak perlu bertatap muka tetapi cukup dengan mengirim SMS saja. Dengan adanya pendidikan formal dan pekerjaan kantoran yang dapat dikerjakan dari rumah mengakibatkan kurangnya komunikasi tatap muka secara langsung. Dapat disimpulkan teknologi tersebut dapat menjauhkan yang dekat dan bahkan tidak dapat mendekatkan secara nyata.
Kemajuan teknologi komunikasi tidak dapat dicegah. Akan tetapi, alangkah baiknya setiap orang dapat mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi dan selalu tetap menggunakan komunikasi secara konvensional dan membiasakannya sejak kecil.

 
2

password

Posted by shinta.pramudianti on Mar 1, 2012 in Cryptography

Aloha~

Hampir semua orang punya jejaring sosial tentunya, entah itu facebook, twitter, plurk, dll. Kebanyakan orang mungkin akan menggunakan kombinasi password yang hampir sama untuk kesemuanya dan hanya beberapa yang benar-benar memperhatikan sekuritas dari akunnya.Kalo buat saya sih jujur saya bingung kalau harus menghafal banyak password untuk banyak akun, kebanyakan yang ada malah lupa trs bikin akun baru lagi, kan malah ngrepotin friendnya tuh 😀

Sekedar sharing saja, sebenarnya tidak perlu terlalu ribet tentang membuat password. Tips dari saya,

  • Pilih susunan kata yang mudah untuk anda ingat tapi jangan sesuatu yang orang-orang disekitar anda sudah tau, misalnya tanggal lahir, idola, dll.
  • Tidak perlu perbedaan yang ekstrim untuk masing-masing akun, cukup tambahin beberapa simbol untuk membedakan jejaring sosial atau  blog anda, kecuali kalau ingatan anda benar2 joss mungkin password random yg diberikan sistem malah lebih bagus lagi jika bisa dihafalkan 😀
  • Jika anda tipe orang yang benar2 pikun tidak ada salahnya mencatat semua password anda, untuk berjaga-jaga juga apabila anda lupa password karena akun tersebut sudah sangat lama tidak diakses.

Dan yang penting juga, biasakan untuk mengubah password secara berkala. Sangat wajib dilakukan untuk hal yang berbau dengan duit, entah atm, e-banking, dll. Mungkin masih iklas kalau yang dibobol hanya facebook, tapi kalau atm?

Nah karena mencegah lebih baik dari  pada menyesal di kemudian hari, mari kita amankan password mulai dari sekarang.

 
4

corat coret informatika sosial

Posted by shinta.pramudianti on Feb 28, 2012 in informatika sosial
Kebutuhan mendapatkan informasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Informasi dalam pengertiannya menurut Gordon B. Davis, adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang. sedangkan menurut George R. Terry, Ph. D. menyatakan bahwa informasi adalah data yang penting yang memberikan pengetahuan yang berguna.
Seiring berkembangnya teknologi mendapatkan informasi merupakan hal yang sangat mudah sekali dilakukan.
Hampir semua orang saat ini merasa tidak perlu membeli buku lagi karena sudah ada berbagai situs diinternet yang menyediakan berbagai informasi yang kita cari. Tidak dipungkiri juga kita menjadi malas mengeluarkan biaya dalam artian menyodorkan uang secara langsung hanya untuk mendapatkan informasi(beli buku, koran, padahal informasi diinternet didapat juga dari beli pulsa :D) sekedar bergantung dari situs yang ada.
Terlepas dari keakuratan informasi yang didapatkan begitu banyak sumber informasi bisa kita gali secara gratis disekitar kita. Namun pada saat keakuratan dari informasi tersebut dipertanyakan tidak semua sumber informasi yang kita dapat tadi dapat menjawab hal yang kita butuhkan. Diperlukan landasan yang kuat dan sumber yang terpercaya yang berkaitan langsung dengan informasi yang ingin kita gali.
Kebanyakan situs yang tidak resmi atau blog berisi informasi dari sumber yang kurang konkret, karena kebanyakan satu sumber diambil dari situs lain, situs lain dari situs yang lain lagi, dst. hal ini mungkin tidak masalah apabila kita hanya ingin menambah pengetahuan secara umum, namun apabila hal ini dijadikan sebagai suatu patokan untuk pedoman suatu penulisan ilmiah tentu saja akan menjadi suatu masalah. Landasan yang kuat dan sumber terpercaya menjadi penting karena menyangkut info yang akan kita bagi dengan yang lain.
Dari berbagai sumber informasi yang ada: TV, radio, koran, majalah, buku, situs internet, dll, mungkin yang terpopuler saat ini adalah internet, walaupun bukan merupakan yang terpercaya. Dalam pengalaman saya mengumpulkan informasi selama ini kebanyakan yang dicari adalah situs-situs resmi,ebook atau jurnal yang memang terpercaya, dan didapatkan secara gratis pula. Namun yang paling dapat dipercaya adalah jika informasi tersebut sudah berada dalam bentuk buku yang diterbitkan secara resmi, walaupun harus merogoh kocek, namun kita memiliki pedoman yang kuat sehingga bukan masalah lagi apabila landasan dari informasi tersebut dipertanyakan,tapi toh masih bisa pinjam juga diperpustakaan.
Jadi, apabila keakuratan informasi yang kita dapat secara gratis masih belum terlalu meyakinkan, tidak ada salahnya kok untuk ‘membeli’ informasi untuk kita bagi dengan yang lain. Kesalahan informasi yang kita sebarkan dapat berakibat fatal karenanya lebih bijak untuk mengeluarkan sedikit biaya asalkan informasi yang kita share benar-benar tepat, akurat, terpercaya, faktual dan berimbang, dan memberikan pengetahuan yang baik buat yang lain tentunya 😀

 
2

Kriptografi

Posted by shinta.pramudianti on Feb 23, 2012 in Cryptography

Apakah yang dimaksud dengan kriptografi?

Kriptografi merupakan suatu ilmu atau teknik untuk menjaga keamanan data atau pesan ketika data tersebut dikirimkan dari suatu tempat ke tempat lain.

Sejarah Kriptografi

Sejarah kriptografi ini dimulai pada zaman romawi kuno. Suatu saat Julius Caesar ingin mengirimkan sebuah pesan rahasia melalui seorang kurir kepada seorang jenderal dimedan perang. Karena tidak ingin pesan tersebut bocor ditengah jalan, Julius Caesar kemudian mengacak pesan tersebut sehingga pesan tidak dapat diketahui oleh orang lain kecuali dirinya dan jenderalnya.

Julius Caesar melakukan pergeseran huruf sehingga mengganti semua susunan alfabet. huruf A diganti dengan hufuf D, huruf B diganti dengan huruf E, C diganti dengan F dan seterusnya, sehingga pesan tersebut berubah menjadi suatu sandi dan tidak terbaca. Proses tersebut dinamakan proses enkripsi. Pesan awal sebelum dilakukan penyandian disebut dengan plaintext,sedangkan pesan hasil penyandian disebut dengan chipertext.

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ

DEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZABC

berdasarkan kunci diatas,

plaintext : I LOVE YOU

maka,

chipertext: L ORYH BRX

Sifat sandi Julius Caesar ini dapat ditebak dari frekuensi huruf (letter of frequency) apabila pesannya pendek. Bila jumlah pesan sangat panjang maka akan muncul perulangan kata yang akan memudahkan lagi untuk memecahkan sandi.

Beberapa Komponen Kriptografi

  1. Enkripsi: merupakan proses penyandian data yang dikirim menggunakan suatu aturan atau kunci tertentu, sehingga mengubah teks biasa menjadi suatu kode.
  2. Dekripsi: merupakan proses kebalikan dari enkripsi yaitu mengubah kode menjadi suatu pesan/teks biasa. Algoritma yang digunakan untuk deskripsi berbeda dengan enkripsi.
  3. Key (kunci): merupakan kunci yang dipakai untuk melakukan enkripsi dan deskripsi.
  4. Plaintext: pesan asli yang dikirimkan dan yang akan diubah menjadi chipertext.
  5. Chipertext: pesan hasil enkripsi yang berupa kode dan merupakan susunan karakter yang tidak bermakna.

Keamanan Data

Keamanan data merupakan suatu masalah yang sangat penting dalaam pembuatan suatu sistem. Namun masalah ini kerap kali kurang mendapatkan perhatian. Berkembang pesatnya teknologi informasi memungkinkan berbagai transaksi bisnis dilakukan secara online yang menyebabkan banyaknya pertukaran informasi setiap detik di internet.

Kejahatan komputer pun harus selalu diwaspadai, seperti penipuan, pencurian dan lainnya. Oleh karena itu data atau file pribadi yang tersimpan di komputer maupun yang terkirim melalui berbagai transaksi online harus dilindungi dengan sistem keamanan yang memadai untuk menghindari berbagai kejahatan. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan algoritma kriptografi untuk menyembunyikan data mengamankan data dari pencurian informasi, dan untuk menjaga privasi agar data dapat dikirimkan secara aman dari gangguan orang yang tidak bertanggungjawab.


to be continued 🙂

Copyright © 2017 shinta pramudianti's blog All rights reserved. Theme by Laptop Geek.